untuk kesempatan kai ini sayan akan mmebuat sebuah tulisan mengenai CINTA DAN KASIH SAYANG SEORANG IBU .
Cinta, Cinta adalah sebuah perasaan yang diberikan oleh Tuhan pada
sepasang manusia untuk saling…. (saling mencintai, saling memiliki, saling
memenuhi, saling pengertian dll). Cinta itu sendiri sama sekali tidak dapat
dipaksakan, cinta hanya dapat brjalan apabila ke-2 belah phiak melakukan
“saling” tersebut… cinta tidak dapat berjalan apabila mereka mementingkan diri
sendiri. Karena dalam berhubungan, pasangan kita pasti menginginkan suatu
perhatian lebih dan itu hanya bisa di dapat dari pengertian pasangannya.
Untuk kali ini saya akan menulis tentang pengorbanan seorang ibu.
Ibu, perempuan yang melahirkan dan membesarkan anak-anaknya
tanpa pamrih dan tanda jasa. Wanita yang rela mempertaruhkan nyawanya,
mengorbankan hidupnya demi buah hati yang sangat dicintainya. Ibu tidak selalu
ada di sisi, menemani dan mengajari. Ibu merelakan waktunya habis tak bersisa
untuk mengurus anak-anaknya, merelakan waktu istirahatnya beralih menjadi
mengganti popok atau menggendong bayinya semalaman.
Banyak ibu yang melakukan apa saja demi kebahagiaan anaknya,
demi anaknya tumbuh besar, tercukupi sandang pangan papan. Tidak sedikit mereka
bekerja siang malam, mendedikasikan hidupnya demi anak yang mereka benar-benar
jaga dengan sepenuh hidupnya. Ibu, tidak akan berpikir dua kali demi
menyenangkan buah hati. Berikut ini adalah sebuah contoh pengorbanan ibu hingga akhir hayatnya:
*Sudah sering kita mendengar kisah tenaga kerja wanita yang
disiksa di luar negeri. Mereka tetap bertahan bekerja karena keluarganya di
Indonesia butuh biaya. Salah satu tenaga kerja yang sampai menjemput ajal
karena berjuang mengumpulkan pundi rupiah untuk anaknya adalah SA (nama
disamarkan). SA meninggal karena kekerasan yang dilakukan oleh majikannya di
luar negeri.
SA baru berusia 25 tahun, sepuluh tahun yang lalu dirinya
dipaksa menikah dan dua tahun kemudian memiliki seorang putri cantik.
Penderitaannya dimulai ketika suaminya meninggalkannya dan keluarganya tak mau
membantunya untuk biaya hidup putrinya. SA hanyalah lulusan SMP dan tidak
memiliki kualifikasi pekerjaan apapun. Demi putrinya yang makin beranjak
dewasa, SA berangkat menjadi tenaga kerja.
Malang, setiap hari dirinya disiksa. Tak boleh tidur,
dipukul, tidak diberi makan dan berbagai siksaan lainnya kerap diterimanya.
Namun SA tidak menyerah, karena gajinya ia sisihkan untuk putrinya bersekolah.
SA menulis surat kepada putrinya, bahwa bila suatu saat Ibu tidak bisa pulang,
kamu tidak boleh menangis. Ternyata SA sudah memiliki firasat bahwa hidupnya
sudah tidak lama lagi. SA meninggal dunia setelah 5 tahun menjadi TKW, tanpa
bisa berjumpa lagi dengan putri yang sangat disayanginya.*
dan itu adalah contoh pengorbanan ibu kepada anaknya, dapat kita ambil sebuah makna bahwa seorang ibu sangatlah cinta dan mengasihi anaknya walaupun dia harus tersakiti.
Kisah ibu sepanjang jalan, tak terputus walau rintangan
membentang. Betapa besar pengorbanannya, tidak akan bisa terbayar walau dengan
uang satu triliun sekalipun. Ibu tidak pernah berharap apapun karena baginya,
anaknya adalah segalanya. Sudahkah Anda memeluk ibu Anda dan berterimakasih
kepadanya?
*sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/52ad1ae21bcb1775598b4591/kisah-kisah-pengorbanan-sang-ibu-untuk-anaknya-yang-mengharukan