Selasa, 10 Juni 2014

CINTA DAN KASIH SAYANG SEORANG IBU

     untuk kesempatan kai ini sayan akan mmebuat sebuah tulisan mengenai CINTA DAN KASIH SAYANG SEORANG IBU .
     Cinta, Cinta adalah sebuah perasaan yang diberikan oleh Tuhan pada sepasang manusia untuk saling…. (saling mencintai, saling memiliki, saling memenuhi, saling pengertian dll). Cinta itu sendiri sama sekali tidak dapat dipaksakan, cinta hanya dapat brjalan apabila ke-2 belah phiak melakukan “saling” tersebut… cinta tidak dapat berjalan apabila mereka mementingkan diri sendiri. Karena dalam berhubungan, pasangan kita pasti menginginkan suatu perhatian lebih dan itu hanya bisa di dapat dari pengertian pasangannya.

     Untuk kali ini saya akan menulis tentang pengorbanan seorang ibu.

     Ibu, perempuan yang melahirkan dan membesarkan anak-anaknya tanpa pamrih dan tanda jasa. Wanita yang rela mempertaruhkan nyawanya, mengorbankan hidupnya demi buah hati yang sangat dicintainya. Ibu tidak selalu ada di sisi, menemani dan mengajari. Ibu merelakan waktunya habis tak bersisa untuk mengurus anak-anaknya, merelakan waktu istirahatnya beralih menjadi mengganti popok atau menggendong bayinya semalaman.

Banyak ibu yang melakukan apa saja demi kebahagiaan anaknya, demi anaknya tumbuh besar, tercukupi sandang pangan papan. Tidak sedikit mereka bekerja siang malam, mendedikasikan hidupnya demi anak yang mereka benar-benar jaga dengan sepenuh hidupnya. Ibu, tidak akan berpikir dua kali demi menyenangkan buah hati. Berikut ini adalah sebuah contoh pengorbanan ibu hingga akhir hayatnya: 

    *Sudah sering kita mendengar kisah tenaga kerja wanita yang disiksa di luar negeri. Mereka tetap bertahan bekerja karena keluarganya di Indonesia butuh biaya. Salah satu tenaga kerja yang sampai menjemput ajal karena berjuang mengumpulkan pundi rupiah untuk anaknya adalah SA (nama disamarkan). SA meninggal karena kekerasan yang dilakukan oleh majikannya di luar negeri.

SA baru berusia 25 tahun, sepuluh tahun yang lalu dirinya dipaksa menikah dan dua tahun kemudian memiliki seorang putri cantik. Penderitaannya dimulai ketika suaminya meninggalkannya dan keluarganya tak mau membantunya untuk biaya hidup putrinya. SA hanyalah lulusan SMP dan tidak memiliki kualifikasi pekerjaan apapun. Demi putrinya yang makin beranjak dewasa, SA berangkat menjadi tenaga kerja.

Malang, setiap hari dirinya disiksa. Tak boleh tidur, dipukul, tidak diberi makan dan berbagai siksaan lainnya kerap diterimanya. Namun SA tidak menyerah, karena gajinya ia sisihkan untuk putrinya bersekolah. SA menulis surat kepada putrinya, bahwa bila suatu saat Ibu tidak bisa pulang, kamu tidak boleh menangis. Ternyata SA sudah memiliki firasat bahwa hidupnya sudah tidak lama lagi. SA meninggal dunia setelah 5 tahun menjadi TKW, tanpa bisa berjumpa lagi dengan putri yang sangat disayanginya.*


    dan itu adalah contoh pengorbanan ibu kepada anaknya, dapat kita ambil sebuah makna bahwa seorang ibu sangatlah cinta dan mengasihi anaknya walaupun dia harus tersakiti.

     Kisah ibu sepanjang jalan, tak terputus walau rintangan membentang. Betapa besar pengorbanannya, tidak akan bisa terbayar walau dengan uang satu triliun sekalipun. Ibu tidak pernah berharap apapun karena baginya, anaknya adalah segalanya. Sudahkah Anda memeluk ibu Anda dan berterimakasih kepadanya?


*sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/52ad1ae21bcb1775598b4591/kisah-kisah-pengorbanan-sang-ibu-untuk-anaknya-yang-mengharukan